This is BizOppersShaShinKi.com - Malaysia's Online Camera Shop!
Showing posts with label Ahmad Jais. Show all posts
Showing posts with label Ahmad Jais. Show all posts

Sedih sanubariku
Terbayang di saat berpisah
Hujan yang menyiram di alam
Seakan samalah berduka

Bidukmu berlalu
Menuju ke pulau cita-cita
Tinggallah hanya aku yang bermain
Di bayangan impian saja

( korus )
Oh alangkah pilu rasa hati
Kini ku sunyi
Tak berteman lagi sayang
Bandingmu sukar diganti
Payah dicari

Harapan ku pinta
Gembiralah engkau di sana
Di pangkuan kasih ibunda sayang
Padaku kau lupakan jangan

( ulang korus )

Ingin memetik bunga yang kembang
Untuk hiasan dalam jambangan
Apakah daya nasibku malang
Bungaku puja dipetik orang

Namunku takkan putus asa
Banyak mekar di dalam taman
Walau seribu tahun tak apa
Asalkan kembang jadi idaman

Sungguh kasihan
Bunga bermadu
Ditinggalkan kumbang
Sesudah layu
Apakah ini suratan
Dirimu sayang
Setelah layu
Tiada yang mahu

Dari itu ingatlah bunga
Jaga diri jagalah nama
Agar kamu tak dipersia
Oleh sang kumbang yang durjana

T'lah kuterima suratmu nan lalu
Penuh sanjungan kata merayu
Syair dan pantun tersusun indah, sayang
Bagaikan madah fatwa pujangga

Kan kusimpan suratmu nan itu
Bak pusaka yang amat bermutu
Walau kita tak lagi bersua, sayang
Cukup sudah cintamu setia

( korus )
Tapi sayang sayang sayang
Seribu kali sayang
Ke manakah risalahku
Nak kualamatkan

Terimalah jawapanku ini
Hanyalah doa restu Ilahi
Moga lah Bang/Dik kau tak putus asa, sayang
Pasti kelak kita kan bersua

Kenapa aku berpisah
Darimu wahai adinda
Hatiku teringat saja
Tak dapat kau hendak kulupa

Ku pergi untuk pertiwi
Tinggal dinda yang dikasihi
Janganlah bersedih hati
Ku disini selalu mengingati

( korus )
Aku ingin bersua
Walaupun sekelip mata
Tapi kini tak berdaya
Kerna tugas yang masih ada

Padaku jangan dilupa
Tak lama akan kembali
Bersabarlah oh dinda
Untuk kita bertemu lagi

( ulang korus )

Bisikan keluhan hasrat hati
Diakhir jambangan kisah sedih
Katakan padanya aku pergi
Membawa derita sendiri

Rayuan suara hati hamba
Mengiring sesalan tak terhingga
Meratap menangis tiada guna
Yang lalu tak usah ditanya

Ku pergi dengan harapan
Cari teman seiring jalan
Ku nanti saat gemilang
Bila tercapai tujuan

Lembaran terakhir ku berikan
Tandanya berpisah dua insan
Tiada kandungan kata mesra
Hanya bingkisan kelana

AJ:
Nak orang dagang mandi muara
Ramailah jugalah mencuci kain
Adik dipandang bertambah cahaya
Rasalah tidak ada yang lain
Rasalah tidak ada yang lain

RB:
Rumah rang agung beratap ijuk
Mengukir-ngukir salah panduan
Sungguhlah tuan pandai memujuk
Habislah manis sepah dibuang
Habislah manis sepah dibuang

AJ:
Beriak air tepi muara
Riak dek anak mandi bersama
Kalaulah adik tidak percaya
Hilanglah bulan hilanglah nyawa
Hilanglah bulan hilanglah nyawa

RB:
Ke kota riau jalan mendaki
Ramai didaki dek orang bagung
Tidaklah elok kita berjanji
Mungkin kan janji badan binasa
Mungkin kan janji badan binasa

AJ:
Gunung merapi tinggi puncaknya
Orang kuliti ke padang panjang
Kalau tak juga adik percaya
Alamat diri kan mabuk sorang
Alamat diri kan mabuk sorang

RB:
Berliku-liku jalan pun licin
Ruang di gertak air perigi
AJ: & RB:
Kalau begitu kehendak hati
Marilah kita mengikat janji
Marilah kita mengikat janji

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark

Putera30 PhotoGrapher And Designer

Download Ngage Games And Software

Vote For Your Interesting Internet

| Hasil Seni Kait Ariena |

Galeri PDRM

Belaian Jiwa Karaoke Corner

PERTUBUHAN BADAN BANGSAWAN SERI PERAK DARUL RIDZUAN

Ema Ixora Beauty Spa & Slimming Centre

LYIANAZ BRIDAL